Posts tagged with gili

Island with NO cars, NO motorbikes, NO worries

Posted on April 13, 2010 by adminLeave a comment

Gili adalah sebutan warga Lombok untuk pulau kecil. Nama Kepulauan Gili sekarang sedang naik daun. Harta terpendam di Lombok bagian barat. Tempat pembuangan narapidana yang dikuasai para nelayan Bajau. Di Lombok Utara terdapat tiga Gili yang kerap menjadi daerah kunjungan wisata yaitu Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air. Gili Trawangan dihuni oleh 800 jiwa dengan luas wilayah mencapai 338 hektar. Selain dihuni masyarakat setempat, kawasan itu juga menjadi tempat wisata sejak tahun 1980. Lebih dari 20 hotel dan penginapan dibangun di kawasan tiga Gili tersebut.

Untuk mencapai kepulauan Gili tidaklah susah. Jika Anda memilih jalur pinggiran pantai, begitu masuk kawasan Senggigi, di sisi kiri Anda adalah panorama indah laut biru dan langit biru. Di kejauhan, Gunung Agung di Pulau Bali terlihat jelas. Suasananya sunyi  dan Anda bebas berhenti di mana saja di sejumlah pantai sunyi penuh pohon kelapa itu, lalu nyemplung, basah kuyup menyusuri pasir putih dengan air asin setinggi dengkul. Dari sana tersedia shuttle busa, namun biayanya cukup mahal bagi backpackers antara Rp. 60 – 100 ribu. Sementara kendaraan umum susah didapat.

Jika Anda penyuka petualangan, dari Terminal Bus Mandalika, Mataram, ibu kota NTB, Anda bisa menumpang angkutan umum menuju Lombok Utara, lalu turun di Pelabuhan Bangsal, Desa Pemenang–pintu masuk menuju pulau-pulau itu. Ongkos dari Mandalika ke Bangsal sebesar Rp 15.000 per orang. Dengan bonus goncangan sedikit, dan kesejukan alam Hutan Pusuk sepanjang perjalanan.

Ketiga gili itu berada dalam satu garis lurus yang berdekatan serta memiliki ciri – ciri yang sama, tidak ada kendaraan bermotor yang bisa mengunjungi mereka. Namun diantara kepulauan Gili tersebut, Gili Trawangan merupakan pulau yang paling banyak dikunjungi wisatawan. Pulau mungil ini hampir sama dengan Ibiza “summer island”, sebuah pulau kecil di Spanyol.


Gili Trawangan
Pulau ini memang dulunya memiliki sejarah yang pahit. Sering digunakan sebagai tempat pemuangan. Hingga tahun 1970 para nelayan suku Bajau Sulawesi mendatangi pulau ini. Maka tak heran, penduduk sampai sekarang adalah nelayan yang hebat. Mereka bekerja memancing tuna (memancing bukan menjala) dengan umpan ikan tongkol yang nanti dijual di seputaran hotel yang nantinya sampai ke perut wisatawan. Anda bisa mengelilingi pulau ini dengan naik sepeda. Selamat datang di Gili Trawangan, pulau dengan slogan “NO cars, NO motorbikes, NO worries. Jangan kaget bila Anda akan disapa oleh penduduk asli yang khas “How are you tomorrow?”

Tertarik berpelesir ke Lombok?  Temukan HOTEL MURAH di Lombok dan HEMAT UANG ANDA

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Tags: , , , , , , ,