Ibukota Jawa Tengah, Semarang, adalah salah satu kota yang kaya akan berbagai jenis kuliner. Wingko babat, kue mochi, tahu bakso, bandeng presto, dan masih banyak lagi makanan khas lainnya. Yang disebut terakhir yaitu bandeng presto termasuk makanan khas daerah di Semarang yang paling disukai. Bandeng presto atau bandeng duri lunak sendiri adalah ikan bandeng yang dimasak dengan campuran bumbu khas kota Semarang dan dimasak dengan panci yang panasnya bertekanan sangat tinggi, biasa disebut presto kemudian digoreng. Cara memasak ini dilakukan agar duri ikan bandeng yang ada di dalam tubuhnya menjadi lunak selunak dagingnya.
Ada cerita lucu dibalik nama presto yang disematkan sebagai nama dagang bandeng khas semarang ini. Awalnya kata “Presto” sendiri berasal dari bahasa Italia yang memiliki arti “Cepat”, tapi dalam konteks orang Indonesia pada umumnya dan orang Semarang pada khususnya ini, lebih merujuk kearah merek panci masak bertekanan tinggi bernama “presto”— sebuah panci masak bertekanan tinggi pertama yang laku keras di pasaran Indonesa. Suatu salah kaprah (sebuah kesalahan yang disadari) khas orang Jawa yang sering menyebut suatu barang / benda dengan menyebut nama mereknya. Bandeng presto ini diolah dengan cara deep frying atau di panggang dalam oven dan satu lagi, tidak ada bahan pengawet yang digunakan didalamnya. Hanya dengan sebuah kemasan kedap udara cukup untuk membuat ikan tersebut tahan 6 bulan sampai I tahun dalam lemari pendingin tanpa mengurangi nutrisi dan kesegarannya.
Para turis seringkali membeli bandeng presto untuk dijadikan oleh – oleh. Harga dari bandeng presto pun bisa dibilang tidaklah mahal, selain praktis, tetapi rasanya pun lezat dan kita bisa memakan semua bagian dari ikan bandeng itu, bahkan durinya pun bisa kita makan. Tempat yang paling terkenal untuk mencari bandeng presto yang gurih dan nikmat ada di Jl. Pandanaran. Di sepanjang jalan itu banyak toko-toko yang menyajikan berbagai macam makanan khas kota Semarang termasuk bandeng Presto. Harga yang dipatok untuk bervariasi, tapi biasanya rata-rata antara Rp. 35.000,- s/d Rp. 40.000,- per kilonya. Tempat penjualan bandeng presto ini juga menyediakan yang dipepes, otak-otak, dipanggang ataupun digoreng kremes. Untuk banding presto biasa cara memasaknya cukup digoreng dengan memakai minyak panas.
Tertarik untuk berpelesir ke kota Semarang? Klik disini untuk mendapatkan HOTEL MURAH di Semarang
Tags: bandeng, bandeng presto, hotel murah semarang, pandanaran, semarang















